NEWS

Terdapat beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam memilih meja kerja, agar kerja bisa nyaman dan produktif juga efektif. Mulai dari ukuran, desain modelnya hingga material bahannya. Sesuaikan ukuran meja kantor ukuran ruangannya, jangan terlalu lebar sehingga ruangan tidak terasa sempit, dan sesuaikan dengan kebutuhannya. Jika pekerjaan sehari-hari jarang menggunakan komputer, baik itu desktop maupun laptop, maka cukup pilih meja kantor yang simple saja yang penting ergonomis, dengan tinggi yang nyaman dan juga kaki-kaki meja yang kokoh. Pertimbangkan juga pemilihan material bahan meja kantor yang hendak dibeli dan dipakai. Pilih yang awet dan nyaman. Bahan material yang sering dipergunakan untuk membuat meja kantor biasanya adalah kayu atau besi, ada juga meja kantor plastik, tapi yang paling dipilih adalah kayu atau besi. Pilih Meja Kerja Kayu atau Semi Besi? Ini wajar menjadi kebingungan bagi banyak orang. Setiap jenis bahan tersebut memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing 

Meja Kerja dari Kayu

Bahan kayu yang akan digunakan untuk menjadi meja kerja bisa terbuat dari sebagai berikut.

Kayu Solid

Kayu jati dulu sering digunakan sebagai meja kerja  karena kuat dan awet  namun harganya cukup mahal sehingga sering diganti dengan kayu sungkai.

Kayu Lapis atau Layered

Kayu lapis dibuat dari hasil press atau penekanan tingkat tinggi beberapa lapis jenis lembaran kayu, jadi harganya lebih murah daripada harga kayu solid, jenisnya cukup beragam sebagai berikut.

Tripleks

Tripleks ini adalah kayu lapis atau plywood yang terdiri dari tiga lapis.

Multipleks

Sedangkan kayu lapis yang terdiri dari banyak lapis, lebih dari tiga, disebut sebagai multipleks.

Kayu lapis tersebut motif dan corak lapisan luarnya juga bermacam-macam, ada yang lapis luarnya kayu jati, atau pelapis anti air atau HPL dan lain sebagainya.

Blockboard

Lalu ada juga blockboard yang terbuat dari susunan beberapa balok kayu yang dijadikan satu.

MDF( Medium Density Fiberboard )

Kalau MDF ini terbuat dari serbuk kayu yang dipadatkan.

Masing-masing jenis bahan kayu tersebut memiliki tingkat kekuatannya sendiri-sendiri, dan kayu solid adalah yang paling kuat dan paling mahal harganya. Kelemahan dari bahan material kayu ini adalah mudah rusak diserang rayap, dan juga bisa mengalami penyusutan sehingga bisa menjadi lebih kecil ukurannya dan tak berimbang lagi bentuknya, akibat penyusutan yang tidak seragam. Juga jika diletakkan di tempat yang terik maka bisa pecah, juga kayu ini mudah terbakar. Meski bisa diberi cat namun jarang, sehingga kebanyakan meja kerja kayu tersedia dalam warna kecoklatan, atau hitam atau kemerahan alami kayunya, sehingga furniture lain harus disesuaikan. Namun keunggulannya ialah kayu ini mudah dibentuk dan bisa memberi kesan ruang kerja yang hangat dengan motif natural kayu secara alami, dan sifat materialnya lebih empuk daripada bahan material besi.

Meja Kerja dari Semi Besi

Keunggulan dari meja kerja semi besi ini adalah lebih kokoh dan awet, meski mudah menjadi keropos jika perawatannya kurang sehingga menjadi berkarat, namun bahan material besi cukup tahan api. Lalu juga bisa dicat dalam berbagai warna dan memberi kesan modern. Meski agak berat jika mau dipindah-pindahkan, dan berisiko bisa menggores lantai keramik. Guna lebih rata dan lebih empuk bisa lapisi bagian atas meja kerja dengan semacam busa berlapis kulit dan diberi pelapis kaca pada bagian atasnya.

Demikianlah keunggulan dan kelemahan masing-masing jenis bahan meja kerja sebagai pertimbangan untuk memilih sebelum membeli meja kerja.