NEWS

Untuk mencegah penularan virus, pemerintah meliburkan semua sekolah, begitu pun juga dengan para pekerja yang dianjurkan untuk bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Namun, belum semua kantor memberikan kesempatan WFH bagi para pegawainya dan harus tetap berkantor.

Untuk membantu para pegawai yang masih melakukan Work From Office, pemerintah mengeluarkan panduan yang bisa dilakukan oleh para pekerja dan perusahaan untuk mendukung program social distancing di perkantoran di antaranya yaitu.

  1. Hindari pertemuan langsung

Walaupun para karyawan berada di dalam satu kantor, sebisa mungkin hindari pertemuan langsung dengan cara mengalihkan pertemuan ke online meeting, e-mail, atau lewat telepon.

  1. Menjaga jarak 6 kaki

Hindari bertemu dan bercengkerama dengan rekan kerja di dapur, tempat fotokopi, atau di lobi. Usahakan untuk menjaga jarak dengan yang lainnya yaitu 2 meter jika memungkinkan, atau minimal 1 meter. Terlebih lagi jika ada pegawai yang sedang dalam keadaan flu maupun batuk.

  1. Mengurangi penggunaan transportasi umum

Pemerintah menghimbau untuk sebisa mungkin menghindari penggunaan transportasi umum karena akan meningkatkan risiko terpapar virus Covid-19. Jika memang hanya bisa menggunakan transportasi umum, usahakan untuk berangkat lebih awal. Gunanya yaitu menghindari kontak fisik selama perjalanan.

  1. Tidak duduk berdekatan

Jika memang diharuskan menggelar suatu pertemuan atau rapat secara langsung, bisa menggunakan ruangan yang lebih luas sehingga mencegah para peserta rapat duduk berdekatan.

Tidak hanya saat rapat, di ruangan kerja pun juga perlu memberlakukan social distancing ini. Meja kerja diharapkan bisa diletakkan berjauhan, namun jika tidak memungkinkan bisa dialihkan menggunakan meja yang bersekat.

Dalam memilih meja kerja yang sesuai dengan keadaan saat ini, ada beberapa hal yang dapat dipertimbangkan, yaitu:

  1. Melihat fungsinya

Membeli sesuatu harus diperhatikan terlebih dahulu fungsinya agar kita tidak membeli barang yang sia-sia. Begitu juga ketika akan membeli meja kerja, pastikan sudah mengetahui fungsi meja tersebut nantinya apakah untuk meja kerja biasa atau diperuntukkan meletakkan komputer dan perangkatnya.

Jika yang Anda butuhkan adalah meja tanpa komputer, maka Anda dapat memilih meja kerja minimalis. Bagi Anda yang memperhatikan kesehatan karyawannya, bisa juga memilih meja yang ergonomis.

  1. Menyesuaikan dengan isi ruangan

Memilih meja kerja harus disesuaikan dengan furnitur lain di tempat kerja. Pertimbangkan juga ukuran ruangan sehingga nantinya Anda dapat menentukan meja yang tepat untuk ruangan tersebut. Jangan sampai memilih meja kerja yang terlalu besar atau kecil, sesuaikan dari segi ukuran dan modelnya. Perhatikan juga desain interior dari ruangan kerja agar bisa memilih meja kerja minimalis.

  1. Memperhatikan kualitas meja

Tentunya Anda tidak ingin membeli barang yang cacat atau rusak. Jadi, ketika membeli meja usahakan untuk memeriksa keadaan meja apakah dalam keadaan baik seperti laci meja yang terbuka dengan lancar atau apakah ada celah di sela-sela meja.

  1. Menyesuaikan dengan budget

Jika sudah menentukan pilihan beberapa jenis meja, sekarang Anda bisa menyesuaikan dengan budget yang tersedia. Jika budget yang tersedia cukup besar, Anda dapat memilih meja yang terbuat dari bahan besi. Walaupun besi tergolong mahal, namun kualitas meja tersebut akan tahan lama. Anda juga bisa memilih meja yang terbuat dari kayu saat budget yang tersedia hanya terbatas.

Untuk mendukung social distancing dan pertimbangan tersebut, Arkadia Furniture menawarkan meja kerja minimalis dan modern dengan harga yang terjangkau. Meja kantor memiliki beberapa varian, dan harga disesuaikan dengan materialnya.

Ukuran meja pun beragam dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Beberapa bentuk yang tersedia ada letter C dan persegi panjang yang membuat para pekerja duduk secara beraturan dengan jarak tertentu.