NEWS

Dalam rangka mendongkrak produktivitas, tata ruang kantor menjadi salah satu hal penting yang tidak boleh diabaikan. Karena pada kenyataannya, kinerja karyawan hanya bisa berjalan maksimal jika didukung dengan suasana ruang kantor yang nyaman pula. Untuk mewujudkan suasana seperti itu, tentunya kita perlu memahami terkait konsep dan pengertian tata ruang kantor itu sendiri.  Ada beberapa pertimbangan yang mesti diperhatikan ketika menata ruang kantor, mulai dari sisi estetika, fungsi, hingga pemilihan furniture yang tepat.

 

Pengertian Tata Ruang Kantor

 

Tata ruang kantor atau disebut juga office layout adalah sistem penerapan perabotan, peralatan, dan partisi-partisi kantor yang disesuaikan dengan kebutuhan, fungsi, dan kapasitas ruangannya.

Berdasarkan pengertian tata ruang kantor tersebut, pola penerapannya tentu akan berbeda-beda. Misalnya saja untuk pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan ruang privat, sekat-sekat antar meja perlu diterapkan demi mendukung kelancaran kinerja.

Lain halnya untuk pekerjaan yang bersifat dinamis dan butuh keleluasaan bergerak, biasanya ruang kantor akan ditata dengan jarak antar meja yang luas pula.

Pada dasarnya, tata ruang kantor sendiri bertujuan untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman, bisa mendukung jalannya kerjasama tim, menghindari distraksi, memberikan jalur komunikasi yang mudah, serta memudahkan proses pengawasan.

 

Asas Dasar Tata Ruang Kantor

 

Penataan ruang kantor jelas tidak bisa sembarangan. Dalam penerapannya, terdapat asas-asas yang menjadi prinsip dasar agar hasil akhirnya sesuai dengan tujuan.

1. Asas Jarak Terpendek

Asas jarak terpendek adalah aturan dasar yang berorientasi pada pelaksanaan kerja yang singkat dan efisien. Artinya, tata letak harus diatur agar karyawan bisa mengakses berbagai peralatan dan saling terhubung dengan mudah.

2. Asas Rangkaian Kerja

Selain memberikan akses yang mudah, tata ruang kantor yang ideal perlu menempatkan peralatan sesuai dengan urutan rangkaian pekerjaan dari para karyawan. Asas ini menjadi pelengkap dari asas jarak terpendek.

3. Asas Penggunaan Ruangan

Asas ini mengedepankan fungsi dari setiap space yang tersedia agar bisa digunakan secara maksimal. Asas ini sangat cocok untuk ruang kantor yang terbatas dan membutuhkan lebih banyak ruang untuk mendukung operasional.

4. Asas Perubahan Susunan

Menurut asas dasar ini, tata ruang kantor baiknya tetap bisa diatur ulang dengan mudah tanpa perlu menghamburkan lebih banyak biaya. Oleh karenanya, ukuran dan bobot perabotan yang disimpan di ruang kantor perlu dipertimbangkan dengan matang.

5. Asas Integrasi

Sesuai dengan pengertian tata ruang kantor yang mengutamakan kebutuhan, fungsi, dan kapasitas ruangan, asas ini bertujuan agar kegiatan antar bagian bisa saling terintegrasi dengan mengedepankan kesatuan fungsi dan interaksi individu dalam organisasi.

6. Asas Keamanan dan Kepuasan

Tata ruang kantor harus memberikan kenyamanan dan rasa aman demi tercapainya kepuasan. Oleh sebab itu, asas keamanan dan kepuasan sangat diperlukan dalam proses penataan ruangan.

 

Konsep Tata Ruang Kantor

 

Konsep penerapan tata ruang kantor sudah dikembangkan sedemikian rupa agar lebih sesuai dengan kebutuhan operasional. Gaya desain dan tata letaknya lebih disesuaikan lagi agar karyawan bisa nyaman menghabiskan waktu di tempat kerja.  Namun, pada dasarnya hanya ada 4 konsep yang menjadi pola utama dalam penerapan tata ruang kantor, yaitu:

1. Konsep Ruang Terbuka

Konsep ruang kantor ini termasuk yang paling umum digunakan oleh perusahaan-perusahaan, terutama yang bergerak di bidang-bidang tidak resmi dan penyedia jasa. Konsep ruang terbuka juga cukup lazim ditemukan pada startup baru.

2. Konsep Kubikel/Tertutup

Jika Anda berkunjung ke dalam gedung kantor yang sudah eksis cukup lama, mungkin Anda akan menemukan tata ruang kantor dengan meja-meja kerja yang dipisahkan partisi antar bagian. Pemandangan tersebut merupakan contoh umum dari konsep kubikel.

3. Konsep Coworking

Konsep coworking tengah menjadi tren sejak beberapa tahun terakhir ini. Ruang kantor dengan konsep coworking menawarkan efisiensi biaya sewa yang lebih baik dengan pilihan jangka waktu yang lebih bervariasi pula. Meskipun demikian, kantor coworking tetap dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas fundamental demi mendukung kinerja karyawan.

4. Konsep Gabungan

Konsep tata ruang kantor ini juga sedang ramai digandrungi di kalangan korporasi, terutama startup yang didominasi anak muda. Konsep ini menggabungkan konsep terbuka dan kubikal agar karyawan bisa lebih nyaman dan mudah dalam menjalani pekerjaan. Konsep gabungan juga dinilai lebih fleksibel untuk menyesuaikan dengan berbagai jenis pekerjaan.

 

Demikianlah pengertian tata ruang kantor dan beberapa konsep umum yang sering diterapkan. Simak juga info menarik lainnya bersama Arkadia Furniture, solusi terbaik Anda untuk menciptakan ruang kantor idaman!